Youtube Thumnail image of : Prabowo: Banyak Negara Keluhkan Bali Kotor

Prabowo: Banyak Negara Keluhkan Bali Kotor

Bogor (RADARJABODETABEK) – Dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Sentul, Kabupaten Bogor, Senin, 2 Februari 2026, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kekhawatirannya terkait keluhan dari tokoh-tokoh internasional mengenai kondisi kebersihan pantai-pantai di Bali yang dinilai semakin memprihatinkan. Pernyataan tersebut dihadirkan dalam konteks upaya pemerintah dalam menjaga citra dan daya tarik pariwisata nasional.

Keluhan Internasional Mengenai Kebersihan Bali

Menurut Prabowo, hampir setiap kunjungannya ke luar negeri, sejumlah pejabat dan tokoh penting negara, termasuk menteri dan militer tinggi, menyampaikan keluhan serupa. Mereka menyoroti bagaimana kondisi pantai-pantai di Bali yang dulunya dikenal bersih dan mempesona kini mulai tampak kotor. Dia mengutip pernyataan, “your excellency, i just came from Bali, oh Bali so dirty now, Bali not nice,” sebagai gambaran nyata yang menjadi bahan obrolan tingkat global.

Tantangan Besar dalam Sektor Pariwisata Indonesia

Salah satu permasalahan utama pariwisata di Indonesia, terutama di Bali, adalah pengelolaan sampah yang belum optimal. Prabowo menekankan bahwa banyaknya sampah yang bertebaran tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menurunkan minat wisatawan untuk kembali berkunjung. Ambil contoh, bahkan daerah seperti Ciputat pun kini menghadapi isu serupa, menunjukkan bahwa masalah ini tidak terisolasi hanya di Bali.

Untuk menegaskan pentingnya hal ini, Prabowo menunjukkan sejumlah foto kondisi pantai yang dipenuhi sampah, menggugah kesadaran bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama dari semua elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

Gerakan Indonesia ASRI: Aman, Sehat, Resik, dan Indah

Presiden Prabowo melanjutkan dengan rencana aksi yang akan dilaksanakan secara masif melibatkan unsur pemerintah pusat, daerah, TNI, dan Polri untuk melakukan kegiatan bersih-bersih, terutama di kawasan pariwisata. Program ini dinamai Gerakan Indonesia ASRI yang mengacu pada empat aspek penting: Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Melalui program ini, kepala daerah diimbau untuk menggerakkan masyarakat lokal, termasuk pelajar, agar aktif ikut membersihkan lingkungan, misalnya melakukan aksi bersih pantai bersama-sama. Bila pemerintah daerah dianggap kurang berperan, maka komando pembersihan akan dialihkan ke jajaran militer dan kepolisian melalui sistem corvei (corvee), sebuah istilah yang merujuk pada kerja paksa sukarela dalam menjaga lingkungan.

Prabowo menekankan bahwa keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat adalah kunci menjaga kelestarian kawasan wisata yang telah dikenal dunia, khususnya Bali, agar tetap menjadi tujuan favorit para wisatawan.

Pentingnya Peran Pemerintah Daerah dan Pendidikan Lingkungan

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mengawasi dan menggerakkan warganya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Bahkan, ia meminta agar para pelajar SMP, SMA, hingga SD turut dilibatkan secara rutin untuk membersihkan pantai-pantai sebagai halaman umum yang harus dijaga bersama.

Upaya ini sejalan dengan prinsip pendidikan lingkungan yang bertujuan membentuk kesadaran kolektif sejak dini untuk mencintai dan melindungi alam. Pendidikan ini bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi juga pemerintah dan masyarakat luas.

Di sisi lain, langkah ini menjadi bagian penting dari memperkuat sektor pariwisata dan menjaga reputasi Indonesia di mata dunia internasional.

Dampak terhadap Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Kondisi pantai yang kotor dapat berdampak langsung pada penurunan kunjungan wisatawan, yang selanjutnya merugikan sektor ekonomi lokal yang bergantung pada pariwisata. Bali adalah salah satu destinasi wisata utama dunia yang dikenal dengan keindahan alam dan budaya, sehingga penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk menjaga keasriannya.

Untuk contoh terkini dan detail lebih luas tentang pengelolaan lingkungan terkait pariwisata di Indonesia, pembaca bisa melihat artikel kami tentang penataan kawasan Bali yang berkaitan dengan upaya menjaga ekosistem dan lingkungan.

Langkah Konkret dari Pemerintah

Sebagai langkah konkret, Prabowo menginstruksikan berbagai pimpinan kementerian dan lembaga negara serta unsur BUMN dan pemerintah daerah untuk mengadakan operasi pengumpulan sampah secara rutin minimal setengah jam sebelum jam kerja dimulai. Inisiatif ini selain meningkatkan kebersihan lingkungan juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Penegasan juga diberikan terkait penggunaan sistem corvei (corvee) sebagai metode pengelolaan kebersihan apabila kepala daerah tidak mampu menggerakkan warganya. TNI dan Polri siap mengambil alih peran tersebut demi menjaga citra Indonesia di mata dunia.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI, harapan besar diletakkan agar lingkungan pariwisata Indonesia tetap lestari dan sebagai magnet utama perekonomian nasional.

Ke depan, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, sektor keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan dan keindahan Bali serta destinasi pariwisata lainnya di Indonesia, agar tidak mengalami repetisi keluhan serius serupa.

Untuk pembahasan lebih lengkap tentang kebersihan dan kelestarian lingkungan, pembaca juga dapat merujuk pada artikel terkait di kategori Jakarta dan Wikipedia.

Sumber: RADARJABODETABEK, YouTube Channel resmi Tempodotco

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *